Kamis, 20 Oktober 2011

Cerita tentang katak

Pada suatu hari ada segerombol katak-katak kecil,...

… yang menggelar lomba lari

Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.

Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan dan memberi semangat kepada para peserta..
.


Perlombaan dimulai...


Secara jujur:
Tak satupun penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak menara.

Terdengar suara:

"Oh, jalannya terlalu sulitttt!!
Mereka TIDAK AKAN PERNAH sampai ke puncak."

atau:

"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu tinggi...!!

Katak2 kecil mulai berjatuhan. Satu persatu...
... Kecuali mereka yang tetap semangat menaiki menara perlahan- lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..

Penonton terus bersorak

"Terlalu sulit!!! Tak seorangpun akan berhasil!"

Lebih banyak lagi katak kecil lelah dan menyerah...
...Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi dan tinggi...

Dia tak akan menyerah!

Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali satu katak kecil yang telah berusaha keras menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak!

SEMUA katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini bisa melakukannya?

Seorang peserta bertanya bagaimana cara katak yang berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan?


Ternyata...

Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!


Kata bijak dari cerita ini adalah:


Jangan pernah mendengar orang lain yang mempunyai kecenderungan negatif ataupun pesimis...


…karena mereka mengambil sebagian besar mimpimu dan menjauhkannya darimu.


Selalu pikirkan kata2 bertuah yang ada.
Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca bisa mempengaruhi perilakumu!


Karena itu:



Tetaplah selalu....

POSITIVE!


Dan yang terpenting:


Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU tidak bisa menggapai cita-citamu!
Selalu berpikirlah:
I can do this!

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11066627

penggunaan bahasa inggris yg sering kali kurang tepat oleh kita kita

Ni ekspresi sering banget kita gunakan untuk menggantikan kata “syukurlah”
Contoh penggunaan:

“Thanks god, hari ini aku sudah iso.”

Expresi “thanks God” sebenarnya kurang pas, yg lebih tepat adalah “thank God” (gk pake ‘s’) karena expresi “thank God” adalah kependekan dari “I thank God”.
Huruf ‘s’ gk diperlukan...

==============================================

Ni expresi juga sering banget kita pake.
artis2 sinetron kalo diwawancarai infotainment juga sering pake ni expresi (walopun sering kurang tepat)…
Contoh penggunaan:

“Kalo pas lagi boring, aku biasanya maen game.”

Kalo yg dimaksud adalah “bosan”, maka kata yg tepat adalah “bored”.
Boring sendiri artinya adalah membosankan.
Laen lagi masalahnya kalo si artis emang pengen nunjukin ke public bahwa dia orang yg membosankan. He he…
Penggunaan yg lebih tepat mungkin kaya gini:

“Acara sinetron Cinta Vitra boring banget sih….”

==============================================

Ni expresi juga sering banget kita pake.
artis2 sinetron kalo diwawancarai infotainment juga sering pake ni expresi (walopun sering kurang tepat)…
Contoh penggunaan:

“Kalo pas lagi boring, aku biasanya maen game.”

Kalo yg dimaksud adalah “bosan”, maka kata yg tepat adalah “bored”.
Boring sendiri artinya adalah membosankan.
Laen lagi masalahnya kalo si artis emang pengen nunjukin ke public bahwa dia orang yg membosankan. He he…
Penggunaan yg lebih tepat mungkin kaya gini:

“Acara sinetron Cinta Vitra boring banget sih….”

==============================================

istilah "take and give" sebenernya gk ada di dalam bahasa inggris.
yang ada adalah "give and take".jadi memberi dulu baru menerima, bukan sebaliknya.

==============================================

istilah "take and give" sebenernya gk ada di dalam bahasa inggris.
yang ada adalah "give and take".jadi memberi dulu baru menerima, bukan sebaliknya.

==============================================

ni kata sangat salah kaprah. hampir semua orang (termasuk orang yg ane anggap cukup intelek untuk terhindar dari kesalahan ini) menggunakan kata ini. tentu saja maksudnya adalah bersemangat, aktif, antusias...maka kata yg lebih tepat adalah "energetic". memang lebih rumit pengucapannya, tapi silakan agan2 smua buka kamus dan cari kata "energic".

==============================================


sering banget ane denger reporter TV nyebutin kata negoisasi..kalo akar katanya dari bahasa inggris "negotiate", maka seharusnya kata serapannya adalah "negosiasi" bukan "negoisasi"

==============================================


source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6924579

Tata Bahasa (grammer)

1. TATA BAHASA (GRAMMAR)

Bahasa merupakan himpunan kalimat (baik terhingga maupun tak terhingga). Bahasa dapat disajikan dengan menyebut kalimatnya satu persatu. Untuk bahasa tak hingga, penyebutan seperti itu tidak mungkin. Oleh karena itu diciptakan cara penyajian yang mendeskripsikan bahasa secara efisien. Cara penyajian tersebut adalah Tata Bahasa atau Grammar.

Sebuah Tata Bahasa (Grammar) didefinisikan sebagai 4 tupel :

G = (Vn, Vt, S, Q)

Vn dan Vt adalah simbol Non Terminal dan Simbol Terminal.

S adalah sebuah elemen anggota Vn yang disebut Simbol Start.

Q merupakan himpunan Produksi.

Chomsky mengelompokkan Grammar menjadi 4 kelompok :

1. Tipe nol : UnRestricted Grammar (Tata Bahasa Tidak Terbatasi)

Tata Bahasa UnRestricted yang tidak merupakan anggota dari klasifikasi lainnya ditandai dengan aturan produksi yang bagian sebelah kirinya lebih panjang dari bagian sebelah kanan. Aturan produksi yang mengandung simbol hampa (^) pasti merupakan Tata Bahasa UnRestricted dan tidak termasuk klasifikasi lainnya.

2 Tipe satu : Context Sensitive Grammar (Tata Bahasa Tergantung Konteks)

Tata bahasa ini terdiri dari produksi berbentuk :

a --> b dengan ½a½ <== ½b½

dimana a adalah string dan ½a½ adalah panjang string a demikian juga b adalah string dan ½b½ adalah panjang string b. String adalah merupakan deretan simbol baik terminal maupun non terminal.

Contoh :

G = ( {S, B, C}, {a, b, c}, S, Q )

Dimana Q terdiri dari produksi berikut :

1. S --> aSBC ½ abC

2. bB --> bb

3. BC--> bc

4. CB --> BC

5. CC --> cc

1. Tipe dua : Context Free Grammar ( Tata Bahasa Bebas konteks)

Tata bahasa ini terdiri dari produksi berbentuk :

a --> b dengan ½a½ <== ½b½

dimana a adalah anggota Vn sedangkan b adalah string. Berarti Context Free Grammar seluruh produksi ruas kirinya hanya terdiri dari satu simbol yaitu simbol non terminal.

Contoh :

G = ( {S, C}, {a, b}, S, Q )

Dimana Q terdiri dari produksi berikut :

1. S --> aSa

2. S --> aCa

3. C --> b

2. Tipe tiga : Regular Grammar

Tata bahasa ini terdiri dari produksi berbentuk :

a --> b dengan ½a½ <== ½b½

dimana a adalah anggota Vn dan b mempunyai bentuk aB atau a dengan a anggota Vt dan B anggota Vn.

Contoh :

G = ( {S, A, B, C}, {a, b}, S, Q )

Dimana Q terdiri dari produksi berikut :

1. S --> aS ½ aB

2. B --> bC

3. C --> aC

4. C --> a

Regular Grammar merupakan subset dari Context Free Grammar.

Context Free Grammar merupakan subset dari Context Sensitive Grammar.

Context Sensitive Grammar merupakan subset dari UnRestricted Grammar.

Kondisi di bahasa C.

Kondisi di bahasa C.

Untuk memperjelas, langsung saja ke bagia kode program dibawah ini:

Pada program tsb, terdapat variabel array karakter yaitu nama, kelas. Dan variabel integer yaitu uas dan uts. Sedangkan variabel floating pointnya adalah hasil. Kemudian program masuk ke bagian input nama, kelas, npm, nilai uas & uts. Lalu nilai tsb akan diproses dan hasilnya masuk ke variabel hsl. Dari sini terdapat kondisi, yaitu jika hsl lebih besar dari 60 maka dinyatakan lulus, begitu juga sebaliknya.

Berikut jika program tsb dijalankan, maka akan seperti dibawah ini:


Menentukan ganjil genap di bahasa c

Perhatikan kode dibawah ini:

Terdapat satu buah variabel integer angk yang nantinya akan diproses apakah bilangan tsb ganjil atau genap. Untuk kondisinya digunakan if(angk%2==0), maksudnya adalah jika nilai dari variabel angk habis dibagi / modulus 2 dari angk adalah 0 maka bilangan tsb adalah bilangan genap. Dan jika salah, maka bilangan tersebut adalah bilangan ganjil.

Berikut ini merupakan output dari program tsb jika memasukkan angka 34.