Selasa, 08 November 2011

Penipuan dan pengamanan komputer

Proses Penipuan
Tiga karakteristik penipuan yaitu :
1.Pencurian sesuatu yang berharga .
2.Konversi ke Uang tunai .
3.Penyembunyian

• Cara yang umum dan efektif untuk menyembunyikan suatu pencurian adalah untuk membebankan item yang dicuri ke suatu akun biaya
• Cara lain untuk menyembunyikan aset adalah dengan cara gali lubang tutup lubang (lapping)
• Pada skema perputaran kiting, pelaku menutupi pencuriannya dengan cara menciptakan uang melalui transfer uang antar bank

Sebab-sebab terjadinya penipuan :

• Para peneliti telah membandingkan karakteristik Psikologis dan demografis tiga kelompok orang :
1.Kejahatan Kerah putih
2.Masyarakat Umum
3.Kejahatan Kekerasan

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kondisi yang biasanya terjadi sebelum terjadi penipuan
– A pressure or motive (tekanan atau motif)
– An opportunity (peluang)
– A rationalization (rasionalisasi)

Tekanan
• What are some financial pressures?
– Gaya hidup melebihi kemampuan
– Tingginya utang pribadi
– “inadequate” income (pendapatan tidak cukup)
– Rendahnya tingkat kredit
– Besarnya kerugian keuangan
– Besarnya utang judi

• What are some work-relatedpressures?
– Gaji yang rendah
– Tidak adanya pengakuan atas kinerja
– Ketidakpuasan atas pekerjaan
– Rasa takut akan kehilangan pekerjaan
– Rencana bonus yang terlalu agresif

• What are other pressures?
– tantangan
– Tekanan keluarga/rekan kerja
– Ketidakstabilan emosi
– Kebutuhan akan kekuasaan
– Harga diri atau ambisi yang berlebihan

Peluang
• Peluang adalah kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan dan menutupi suatu tindakan yang tidak jujur
• Peluang seringkali berasal dari kurangnya pengendalian internal
• Peluang yang paling umum menimbulkan penipuan, berasal dari kegagalan perusahaan untuk menjalankan sistem pengendalian internalnya

Rasionalisasi
• Kebanyakan pelaku penipuan mempunyai alasan atau rasionalisasi yang membuat mereka merasa perilaku yang ilegal tersebut sebagai sesuatu yang wajar
• Berikut ini adalah sebagian dari rasionalisasi yang paling sering digunakan :
1. Pelaku “hanya meminjam” aset yang dicuri
2. apa yang saya lakukan tidak seserius itu

Penipuan Komputer
• Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendefinisikan penipuan komputer sebagai tindak ilegal apapun yang membutuhkan pengetahuan teknologi komputer untuk melakukan tindakan awal penipuan, penyelidikan, atau pelaksanaannya
• Contoh : pencurian, penggunaan, akses, modifikasi, penyalinan, perusakan software
atau data secara tidak sah

Peningkatan Penipuan Komputer
• Organisasi-organisasi yang melacak penipuan komputermemperkirakan bahwa 80% usaha di Amerika Serikat telah menjadi korban paling tidak satu insiden penipuan komputer, dengan biaya mencapai $10 miliar pertahun

Klasifikasi Penipuan Komputer
•Penipuan Data
•Penipuan pemroses
•Penipuan Input
•Penipuan Output
•Penipuan Perintah Komputer

Penipuan dan Teknik Penyalahgunaan Komputer
• Beberapa teknik penipuan dan penyalahgunaan komputer
– Cracking (menjebol)
– Data diddling (mengacak data)
– Data leakage (kebocoran data)
– Denial of service attack (serangan penolakan pelayanan)
– Eavesdropping (menguping)
– E-mail forgery and threats (pemalsuan e-mail)
– Hacking (melanggar masuk)
– Internet misinformation and terrorism (informasi yang salah di internet dan terorisme internet)
– Logic time bomb (bom waktu logika)
– Masquerading or impersonation (menyamar atau meniru)
– Password cracking (penjebolan password)
– Piggybacking (menyusup)
– Round-down (pembulatan ke bawah)
– Salami technique (teknik salami)
– Software piracy (pembajakan software)
– Scavenging (pencarian)
– Social engineering (rekayasa sosial)
– Superzapping (serangan cepat)
– Trap door (pintu jebakan)
– Trojan horse (kuda troya)
– Virus
– Worm (cacing)

Mencegah dan Mendeteksi Penipuan Komputer:
• Membuat standar tertentu dapat secara signifikan mengurangi potensi terjadinya penipuan dan kerugian yang dapat dihasilkannya
– Membuat penipuan lebih jarang terjadi
– Meningkatkan kesulitan untuk melakukan penipuan
– Memperbaiki metode deteksi
– Mengurangi kerugian akibat penipuan
– Menuntut dan memenjarakan pelaku penipuan



Membuat Penipuan Lebih Jarang Terjadi:
Menggunakan praktik mempekerjakan dan memecat pegawai yang semestinya.
Mengatur para pegawai yang merasa tidak puas.
Melatih para pegawai mengenai standar keamanan dan pencegahan terhadap penipuan.
Mengelola dan menelusuri lisensi software.
Meminta menandatangani perjanjian kerahasiaan kerja.

Meningkatkan Kesulitan untuk Melakukan Penipuan:
Mengembangkan sistem pengendalian internal yang kuat.
Memisahkan tugas.
Meminta pegawai mengambil cuti dan melakukan rotasi pekerjaan.
Membatasi akses ke perlengkapan komputer dan file data.
Mengenkripsi data dan program.

Memperbaiki Metode Deteksi:
Mengamankan saluran telepon dan sistem dari virus.
Mengendalikan data yang sensitif.
Mengendalikan komputer laptop.
Mengawasi informasi hacker

Mengurangi kerugian akibat penipuan:
Tetap menggunakan jaminan asuransi yang memadai.
Menyimpan salinan cadangan program dan file data di dalam lokasi luar kantor yang aman.
Mengembangkan rencana kontinjensi dalam hal kejadian penipuan.
Menggunakan software untuk mengawasi kegiatan sistem dan untuk memulihkan diri dari akibat penipuan.

Menuntut dan Memenjarakan Pelaku Penipuan:
Sebagian besar penipuan tidak dilaporkan dan tidak dituntut untuk beberapa alasan di bawah ini?
Banyak kasus penipuan yang belum terdeteksi.
Perusahaan segan melaporkan kejahatan komputer.
Petugas penegak hukum dan pengadilan sibuk sekali dengan kejahatan kekerasan, sehingga mereka hanya punya waktu sedikit untuk kasus penipuan yang tidak mengandung kekerasan fisik.
Penipuan adalah hal yang sulit, berbiaya mahal,dan memakan waktu lama untuk diselidiki dan dituntut.
Banyak petugas penegak hukum, pengacara dan para hakim kurang memiliki keahlian komputer yang dibutuhkan untuk menyelidiki, menuntut, dan mengevaluasi kejahatan komputer.



Kesimpulan :
• Review tentang pengendalian internal perusahaan harus dilakukan untuk menganalisis efektifitasdalam mencegah penipuan
• Pengendalian-pengendalian harus dilakukandengan benar untuk mendeteksi penipuan
• Para pegawai dalam suatu perusahaan harusdilatih mengenai kesadaran atas penipuan, standar keamanan dan isu-isu etika


source: http://community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_25030/title_proses-penipuan-pada-komputer-mencegah-dan/

Kamis, 20 Oktober 2011

Cerita tentang katak

Pada suatu hari ada segerombol katak-katak kecil,...

… yang menggelar lomba lari

Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.

Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan dan memberi semangat kepada para peserta..
.


Perlombaan dimulai...


Secara jujur:
Tak satupun penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak menara.

Terdengar suara:

"Oh, jalannya terlalu sulitttt!!
Mereka TIDAK AKAN PERNAH sampai ke puncak."

atau:

"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu tinggi...!!

Katak2 kecil mulai berjatuhan. Satu persatu...
... Kecuali mereka yang tetap semangat menaiki menara perlahan- lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..

Penonton terus bersorak

"Terlalu sulit!!! Tak seorangpun akan berhasil!"

Lebih banyak lagi katak kecil lelah dan menyerah...
...Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi dan tinggi...

Dia tak akan menyerah!

Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali satu katak kecil yang telah berusaha keras menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak!

SEMUA katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini bisa melakukannya?

Seorang peserta bertanya bagaimana cara katak yang berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan?


Ternyata...

Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!


Kata bijak dari cerita ini adalah:


Jangan pernah mendengar orang lain yang mempunyai kecenderungan negatif ataupun pesimis...


…karena mereka mengambil sebagian besar mimpimu dan menjauhkannya darimu.


Selalu pikirkan kata2 bertuah yang ada.
Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca bisa mempengaruhi perilakumu!


Karena itu:



Tetaplah selalu....

POSITIVE!


Dan yang terpenting:


Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU tidak bisa menggapai cita-citamu!
Selalu berpikirlah:
I can do this!

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11066627

penggunaan bahasa inggris yg sering kali kurang tepat oleh kita kita

Ni ekspresi sering banget kita gunakan untuk menggantikan kata “syukurlah”
Contoh penggunaan:

“Thanks god, hari ini aku sudah iso.”

Expresi “thanks God” sebenarnya kurang pas, yg lebih tepat adalah “thank God” (gk pake ‘s’) karena expresi “thank God” adalah kependekan dari “I thank God”.
Huruf ‘s’ gk diperlukan...

==============================================

Ni expresi juga sering banget kita pake.
artis2 sinetron kalo diwawancarai infotainment juga sering pake ni expresi (walopun sering kurang tepat)…
Contoh penggunaan:

“Kalo pas lagi boring, aku biasanya maen game.”

Kalo yg dimaksud adalah “bosan”, maka kata yg tepat adalah “bored”.
Boring sendiri artinya adalah membosankan.
Laen lagi masalahnya kalo si artis emang pengen nunjukin ke public bahwa dia orang yg membosankan. He he…
Penggunaan yg lebih tepat mungkin kaya gini:

“Acara sinetron Cinta Vitra boring banget sih….”

==============================================

Ni expresi juga sering banget kita pake.
artis2 sinetron kalo diwawancarai infotainment juga sering pake ni expresi (walopun sering kurang tepat)…
Contoh penggunaan:

“Kalo pas lagi boring, aku biasanya maen game.”

Kalo yg dimaksud adalah “bosan”, maka kata yg tepat adalah “bored”.
Boring sendiri artinya adalah membosankan.
Laen lagi masalahnya kalo si artis emang pengen nunjukin ke public bahwa dia orang yg membosankan. He he…
Penggunaan yg lebih tepat mungkin kaya gini:

“Acara sinetron Cinta Vitra boring banget sih….”

==============================================

istilah "take and give" sebenernya gk ada di dalam bahasa inggris.
yang ada adalah "give and take".jadi memberi dulu baru menerima, bukan sebaliknya.

==============================================

istilah "take and give" sebenernya gk ada di dalam bahasa inggris.
yang ada adalah "give and take".jadi memberi dulu baru menerima, bukan sebaliknya.

==============================================

ni kata sangat salah kaprah. hampir semua orang (termasuk orang yg ane anggap cukup intelek untuk terhindar dari kesalahan ini) menggunakan kata ini. tentu saja maksudnya adalah bersemangat, aktif, antusias...maka kata yg lebih tepat adalah "energetic". memang lebih rumit pengucapannya, tapi silakan agan2 smua buka kamus dan cari kata "energic".

==============================================


sering banget ane denger reporter TV nyebutin kata negoisasi..kalo akar katanya dari bahasa inggris "negotiate", maka seharusnya kata serapannya adalah "negosiasi" bukan "negoisasi"

==============================================


source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6924579

Tata Bahasa (grammer)

1. TATA BAHASA (GRAMMAR)

Bahasa merupakan himpunan kalimat (baik terhingga maupun tak terhingga). Bahasa dapat disajikan dengan menyebut kalimatnya satu persatu. Untuk bahasa tak hingga, penyebutan seperti itu tidak mungkin. Oleh karena itu diciptakan cara penyajian yang mendeskripsikan bahasa secara efisien. Cara penyajian tersebut adalah Tata Bahasa atau Grammar.

Sebuah Tata Bahasa (Grammar) didefinisikan sebagai 4 tupel :

G = (Vn, Vt, S, Q)

Vn dan Vt adalah simbol Non Terminal dan Simbol Terminal.

S adalah sebuah elemen anggota Vn yang disebut Simbol Start.

Q merupakan himpunan Produksi.

Chomsky mengelompokkan Grammar menjadi 4 kelompok :

1. Tipe nol : UnRestricted Grammar (Tata Bahasa Tidak Terbatasi)

Tata Bahasa UnRestricted yang tidak merupakan anggota dari klasifikasi lainnya ditandai dengan aturan produksi yang bagian sebelah kirinya lebih panjang dari bagian sebelah kanan. Aturan produksi yang mengandung simbol hampa (^) pasti merupakan Tata Bahasa UnRestricted dan tidak termasuk klasifikasi lainnya.

2 Tipe satu : Context Sensitive Grammar (Tata Bahasa Tergantung Konteks)

Tata bahasa ini terdiri dari produksi berbentuk :

a --> b dengan ½a½ <== ½b½

dimana a adalah string dan ½a½ adalah panjang string a demikian juga b adalah string dan ½b½ adalah panjang string b. String adalah merupakan deretan simbol baik terminal maupun non terminal.

Contoh :

G = ( {S, B, C}, {a, b, c}, S, Q )

Dimana Q terdiri dari produksi berikut :

1. S --> aSBC ½ abC

2. bB --> bb

3. BC--> bc

4. CB --> BC

5. CC --> cc

1. Tipe dua : Context Free Grammar ( Tata Bahasa Bebas konteks)

Tata bahasa ini terdiri dari produksi berbentuk :

a --> b dengan ½a½ <== ½b½

dimana a adalah anggota Vn sedangkan b adalah string. Berarti Context Free Grammar seluruh produksi ruas kirinya hanya terdiri dari satu simbol yaitu simbol non terminal.

Contoh :

G = ( {S, C}, {a, b}, S, Q )

Dimana Q terdiri dari produksi berikut :

1. S --> aSa

2. S --> aCa

3. C --> b

2. Tipe tiga : Regular Grammar

Tata bahasa ini terdiri dari produksi berbentuk :

a --> b dengan ½a½ <== ½b½

dimana a adalah anggota Vn dan b mempunyai bentuk aB atau a dengan a anggota Vt dan B anggota Vn.

Contoh :

G = ( {S, A, B, C}, {a, b}, S, Q )

Dimana Q terdiri dari produksi berikut :

1. S --> aS ½ aB

2. B --> bC

3. C --> aC

4. C --> a

Regular Grammar merupakan subset dari Context Free Grammar.

Context Free Grammar merupakan subset dari Context Sensitive Grammar.

Context Sensitive Grammar merupakan subset dari UnRestricted Grammar.

Kondisi di bahasa C.

Kondisi di bahasa C.

Untuk memperjelas, langsung saja ke bagia kode program dibawah ini:

Pada program tsb, terdapat variabel array karakter yaitu nama, kelas. Dan variabel integer yaitu uas dan uts. Sedangkan variabel floating pointnya adalah hasil. Kemudian program masuk ke bagian input nama, kelas, npm, nilai uas & uts. Lalu nilai tsb akan diproses dan hasilnya masuk ke variabel hsl. Dari sini terdapat kondisi, yaitu jika hsl lebih besar dari 60 maka dinyatakan lulus, begitu juga sebaliknya.

Berikut jika program tsb dijalankan, maka akan seperti dibawah ini:


Menentukan ganjil genap di bahasa c

Perhatikan kode dibawah ini:

Terdapat satu buah variabel integer angk yang nantinya akan diproses apakah bilangan tsb ganjil atau genap. Untuk kondisinya digunakan if(angk%2==0), maksudnya adalah jika nilai dari variabel angk habis dibagi / modulus 2 dari angk adalah 0 maka bilangan tsb adalah bilangan genap. Dan jika salah, maka bilangan tersebut adalah bilangan ganjil.

Berikut ini merupakan output dari program tsb jika memasukkan angka 34.